Blog Archives

© Henry Cartier Bresson
Artikel, Street photography,

Belajar Komposisi Golden Mean Dari Henry Cartier Bresson

Henry Cartier Bresson adalah seorang fotografer asal Prancis yang telah diakui menjadi bapak jurnalisme foto modern. Dia adalah pengadopsi awal 35 mm format dan master candid photography. Ia membantu mengembangkan “Street Photography” atau “real life reportage” yang telah banyak mempengaruhi generasi fotografer setelahnya.

Henry Cartier Bresson

Henry Cartier Bresson

Geometri & Komposisi

Fokus utama dari karya Henry Cartier Bresson adalah geometri, itu adalah hal yang utama dan terpenting baginya.
Jika kita amati dengan seksama karya-karya beliau selalu berdasar pada Golden Mean dan Golden Proportion.

Golden mean juga dikenal dengan golden section adalah sebuah panduan komposisi yang didasarkan pada perhitungan matematika yang unik. Panduan komposisi ini pertama kali didokumentasikan oleh seniman yunani kuno dan sampai saat ini masih digunakan meskipun popularitasnya agak tertutupi oleh panduan komposisi rule of third. Prinsipnya panduan kompoisi ini hampir sama dengan rule of third namun titik interesnya lebih sempit sekitar 5% kearah tengah. Pada teorinya golden mean ini bisa digunakan pada semua scene foto termasuk fotografi jalanan, tapi pada prakteknya lebih mudah diaplikasikan pada foto portrait formal/klasik. Selain itu, golden mean bertujuan untuk menciptakan sebuah foto visual yang menarik, yakni sesuatu yang dapat menangkap perhatian orang dan menceritakan kisah di balik foto itu. Trik dari fotografer adalah untuk mengatur unsur-unsur untuk memungkinkan foto tersebut untuk menceritakan kisah yang ingin diberitahu. Memang benar bahwa sebuah foto bernilai seribu kata dan fotografer adalah orang-orang yang menulis mereka.

Dengan Mempelajari karya foto Henry Cartier Bresson, kami semakin menyadari bahwa semua yang akan di foto oleh beliau memiliki  irama dan proporsi yang tinggi.

Untuk menjelaskan lebih lanjut, kami akan menunjukkan beberapa fotonya dengan menambahkan layer
Golden Mean pada foto Henry Cartier Bresson untuk memberi  gambaran yang lebih baik tentang bagaimana dia selalu mengaplikasikan Golden Mean pada karya-karyanya.

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Pada gambar di atas, Anda akan melihat bagaimana subjek dan geometri lingkungan dikomposisikan pada foto tersebut. Henri sering mengatakan “you must sense it, quick!.”

Keseluruhan gagasan tentang Golden Proportion didasarkan pada kenyataan bahwa mata Anda
harus mengalir melalui foto. Ini adalah tindakan bawah sadar, bahwa perlu banyak latihan dan jam terbang agar mata kita terbiasa mengkomposisikan sedemikian rupa sehingga menjadi kebiasaan.

Segala sesuatu tidak kekal, tidak pernah abadi, dalam perubahan konstan.
– Henry Cartier Bresson –
© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

“Kombinasikan gerak subjek dan kesenangan komposisi”
“Cobalah untuk mengambil gambar yang mengkonkret segalanya dan memiliki hubungan bentuk yang sangat kuat.”

Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Perhatikan foto-foto di atas mata anda akan digiring dari satu point utama ke point yang lain. Sekilas, ini bisa dilihat sebagai foto yang crowded dengan berbagi element dan subject, tapi tanpa anda sadari mata anda akan tergiring dan mengalir begitu saja ketika melihat foto tersebut.

Satu hal yang sangat penting untuk di ingat adalah titik fokus foto Anda tidak selalu harus menjadi dead center.
Dengan demikian, Anda menciptakan simetri yang sering membayangi sisa komposisi yang lain dalam foto anda. Asimetri menciptakan dinamika dan memungkinkan viewers melihat konteks dari suatu foto.

Sama halnya saat anda mengetik di keyboard, Anda harus merasakan di mana huruf-hurufnya untuk membuat kata / frase / kalimat. Begitu juga dengan komposisi, Anda harus merasakannya dan terkadang perlu untuk sedikit menunggu untuk menentukan komposisi yang tepat sebelum menekan tombol shutter.

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

 

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Citra yang tersusun rapi tidak akan banyak jika tidak ada cerita bagus di belakangnya Setiap kali saya menemukan foto Henry Cartier Bresson, Kami langsung terpikat dengan mata seismiknya. Dia tidak hanya bisa menangkap komposisi hebat tapi juga membangkitkan momen kuat dalam sepersekian detik. Tujuan sebuah foto adalah untuk membangkitkan perasaan, menangkap sejenak dan menceritakan sesuatu. Pepatah mengatakan “gambar bernilai 1000 kata.

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

 

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Ada kegembiraan besar dalam seni fotografi jalanan. Komposisi runtuh menjadi satu tangkapan tunggal. Semua iindera Anda langsung mengajukan pertanyaan besar. Ini
tempat di mana pemahaman Anda tentang geometri, ringan, dan bahasa tubuh akhirnya ditantang.

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Bila Anda mengamati reaksi orang-orang di lingkungan Anda, Maka Anda akan selalu menemukan “Determining Moment”. Henri biasa mengatakan bahwa pandangan pertama sangat penting. Pandangan pertama menentukan apakah penangkapan Anda akan bagus atau tidak.

© Henry Cartier Bresson

© Henry Cartier Bresson

Selalu ada moment berupa gerakan tubuh subject yang lebih menarik dari yang lain, entah itu sebuah bayangan, langkah kaki atau Silhouette. Fotografi tidak terlalu banyak memakan otak, yang paling dibutuhkan adalah kepekaan. Sebuah kamera hanyalah perpanjangan mata Anda. Sayangnya, kepekaan terhadap moment sulit untuk dijelaskan, Anda harus merasakannya dengan segenap indra Anda sekaligus.

Siapa saja bisa mendapatkan 10 foto bagus dalam hidup mereka, tapi konsisten untuk tetap mendapatkan foto yang bagus berulang-ulang itulah yang menjadi rahasia sebenarnya.

 

 

 

Refrensi :

Wikipedia.com – Golden Mean

Duapfatografi – Golden Mean